hidup-hidupilah organisasi, jangan hidup dalam organisasi.
kalimat tersebut lah yang menjadi motto hidup saya saat ini.
hidup dan menghidupi adalah dua kata yang hampir sama namun memiliki makna yang sangat berbeda.
hari ini saya dihadapkan pada orang yang mungkin tidak akan perna saya bayangkan bahwa orang ini akan menjadi salah satu pandangan hidup saya.
saya memiliki 2 orang yang sangat mengagumkan, namun keduanya memiliki pandangan hidup yang sangat berbeda. dihadapkan pada posisi seperti ini mungkin tidak akan bisa dibayangkan bagaimana dan mana yang harus dipilih. saya sadar bahwa kita tidak akan bisa memiliki 2 hal yang sanga berbeda dan menjalani 2 hal yang bertolak belakang.
selama iini saya dikenalkan pada orang yang memberi saya pelajaran bagaimana untuk hidup. bukan bagaimana kita menghidupi. secara garis besar saya diajarkan untuk bagaimana bertahan hidup dalam situasi yang aman dan selamat. dimana hidup itu harus sesuai dengan apa yang ada sehingga kita tidak akan terjerumus pada kehidupan yang sangat salah ataupun sangat benar. karena hidup itu untuk bertahan. dan bagaimana kita dapat bertahan pada kehidupan kita adalah bagaimana kita harus patuh dan nurut pada kehidupan yang kita jalani. dan kita dijalankan oleh kehidupan,bukan kita menjalankan kehidupan. dan orang seperti ini pada kenyataannya membuat mereka aman pada kondisi mereka, mereka disukai dan punya banyak teman karena mereka adalah tipe orang penurut.
hal yang berbeda justru aku terima pada orang yang selama ini saya anggap jahat, kejam, mayak, ataupun mlete. namun ada banyak kesenangan dan kesedihan pada kehidupannya dan bnayk pelajarn bagaimana kita menikmati kehidupan. saya dihadapkan pada orang yang mengajarkan saya bagaimana kit amenikmati kehiduan, karena kehidupan itu beragam alirannya. dengan kata lain saya belajar bahwa kita harus menjalankan kehidupan ini walaupun itu pahit dan senang karena disitulah indahnya hidup. bahwa kita tidak diharuskan untuk patuh pada suatu aturan dan sistem yang membelenggu karena dalam hidup itu tidak ada batas kenikmatan.kita dapat belajar bahwa kita menjadi benar itu tidaklah mudah. dan karena hidup itu kita yang menikmati bukan orang lain.
namun orang seperti inilah tidak akan dapat bertahan lama pada sistemnya dan cenderung akan disingkirkan oleh lingkungannya karena dianggap sebagai ancaman. namun pada luar lingkungan rang itu justru disenangi banyak orang karena kehidupannya yang bervariasi dan menarik.
bagaimana saya menentukan pandangan hidup?apakah saya harus mengikuti pola kehidupan datar dan tetap pada aturan sehingga dapat bertahan hidup didalam lingkungan?
atau kah saya mengikuti pola kehidupan yang menarik dan merasakan naik turunnya kehidupan namun saya tidak akan bertahan pada lingkungan?
i don't know how i can do it.
kalimat tersebut lah yang menjadi motto hidup saya saat ini.
hidup dan menghidupi adalah dua kata yang hampir sama namun memiliki makna yang sangat berbeda.
hari ini saya dihadapkan pada orang yang mungkin tidak akan perna saya bayangkan bahwa orang ini akan menjadi salah satu pandangan hidup saya.
saya memiliki 2 orang yang sangat mengagumkan, namun keduanya memiliki pandangan hidup yang sangat berbeda. dihadapkan pada posisi seperti ini mungkin tidak akan bisa dibayangkan bagaimana dan mana yang harus dipilih. saya sadar bahwa kita tidak akan bisa memiliki 2 hal yang sanga berbeda dan menjalani 2 hal yang bertolak belakang.
selama iini saya dikenalkan pada orang yang memberi saya pelajaran bagaimana untuk hidup. bukan bagaimana kita menghidupi. secara garis besar saya diajarkan untuk bagaimana bertahan hidup dalam situasi yang aman dan selamat. dimana hidup itu harus sesuai dengan apa yang ada sehingga kita tidak akan terjerumus pada kehidupan yang sangat salah ataupun sangat benar. karena hidup itu untuk bertahan. dan bagaimana kita dapat bertahan pada kehidupan kita adalah bagaimana kita harus patuh dan nurut pada kehidupan yang kita jalani. dan kita dijalankan oleh kehidupan,bukan kita menjalankan kehidupan. dan orang seperti ini pada kenyataannya membuat mereka aman pada kondisi mereka, mereka disukai dan punya banyak teman karena mereka adalah tipe orang penurut.
hal yang berbeda justru aku terima pada orang yang selama ini saya anggap jahat, kejam, mayak, ataupun mlete. namun ada banyak kesenangan dan kesedihan pada kehidupannya dan bnayk pelajarn bagaimana kita menikmati kehidupan. saya dihadapkan pada orang yang mengajarkan saya bagaimana kit amenikmati kehiduan, karena kehidupan itu beragam alirannya. dengan kata lain saya belajar bahwa kita harus menjalankan kehidupan ini walaupun itu pahit dan senang karena disitulah indahnya hidup. bahwa kita tidak diharuskan untuk patuh pada suatu aturan dan sistem yang membelenggu karena dalam hidup itu tidak ada batas kenikmatan.kita dapat belajar bahwa kita menjadi benar itu tidaklah mudah. dan karena hidup itu kita yang menikmati bukan orang lain.
namun orang seperti inilah tidak akan dapat bertahan lama pada sistemnya dan cenderung akan disingkirkan oleh lingkungannya karena dianggap sebagai ancaman. namun pada luar lingkungan rang itu justru disenangi banyak orang karena kehidupannya yang bervariasi dan menarik.
bagaimana saya menentukan pandangan hidup?apakah saya harus mengikuti pola kehidupan datar dan tetap pada aturan sehingga dapat bertahan hidup didalam lingkungan?
atau kah saya mengikuti pola kehidupan yang menarik dan merasakan naik turunnya kehidupan namun saya tidak akan bertahan pada lingkungan?
i don't know how i can do it.


0 komentar:
Posting Komentar